Bank Sampah merupakan salah satu program yang ada di Sanggar Wuni Kreasi selain program Edukasi, Kesenian dan Pelatihan.Untuk mengurangi volume sampah
yang tidak terkendali, para pemuda dan ibu-ibu yang tergabung dalam kelompok Sanggar
Wuni Kreasi menjalankan program Bank Sampah di lingkungan Kubangsaron Rt 04 Rw
02 Tegalratu, Ciwandan Kota Cilegon.
Diinisiasi oleh kelompok
tersebut, minggu (03-09-2017) Bank Sampah SWK resmi di mulai. Para peserta Bank
Sampah ini masih dari pengurus Sanggar, yang akan berlanjut selama satu bulan. kemudian
akan melibatkan warga pada bulan Oktober.
Pada penimbangan pertama,
terdapat 10 orang nasabah. Sampah-sampah yang kami ditimbang dikumpulkan
kemudian di sortir ialah sampah Anorganik yang ada nilai ekonomis, seperti botol plsatik, gelas plastik, atum, al dsj. Setelah
terkumpul dan dibersihkan barulah kami menghubungi para pengepul untuk dijual.
Penyortiran Sampah
Nama SWK sendiri diambil dari singkatan Sanggar Wuni Kreasi, diambilah nama Bank Sampah SWK. "Keinginan mengadakan Bank Sampah sebetulnya sudah lama, sempat study banding ke Bank Sampah 26 Warnasari dan Bank Sampah Berkah Lestari Randakari. Pada kesempatan selanjutnya, kami dibantu PT Indocement untuk belajar management Bank Sampah di Citereup Bogor, pada 5-6 Agustus 2017" ungkap Nur Cholis, Ketua Sanggar Wuni.
Bank Sampah SWK di Tegalratu Resmi Berjalan
4/
5
Oleh
Cholis


