Jumat, 29 September 2017

Ekonomi Kreatif : Kreatifitas Limbah Palet dan Pelepah Pisang


Cilegon - Lingkungan menentukan pola pikir. Demikian ujaran seorang teman saat diskusi tentang Industri.. Bekerja di pabrik menjadi pilihan utama bagi masyarakat di kelurahan Tegalratu, Ciwandan. Namun, kesempatan kesempatan kerja tidak sebanding lurus dengan kebutuhan kerja yang ada.

Melihat hal ini, PT Indocement selaku mitra CSR Sanggar Wuni Kreasi  Menggelar workshop kreatifitas limbah palet dan pelepah pisang. Kegiatan tersebut berlangsung di Kubangsaron, Kelurahan Tgalratu, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, pada 14-16 September 2017.

Kegiatan tersbut dimaksud untuk memanfaatkan limbah kayu palet dan pelepah pisang yang ada disekitar warga untuk dijadikan berbagai kreatifitas. Seperti bingkai, baki, decupage dan beberapa kerajinan lainnya. Hasil kreatifitas tersebut akan dipasarkan. Selain pendapatan ekonomi, hasil tersebut akan menyuplai kebutuhan Sanggar. Sehingga program-program di Sanggar dapat berjalan.

Sahabat Alam dari Citereup Bogor, yang juga mitra binaan PT. Indocemnt menjadi pelatih dalam Workshop ini. Mereka sudah menggeluti kreatifitas kayu dan pelepah pisang hampir 8 tahun. Hari pertama, kami belajar memilah kayu, meyerut dan pemotongan kayu. Hari kedua, membuat bentuk bingkai dan merangkai pelepah pisang. Pemasaran dan penghitungan harga jual menjadi materi dihari terakhir.

Related Posts

Ekonomi Kreatif : Kreatifitas Limbah Palet dan Pelepah Pisang
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Like the post above? Please subscribe to the latest posts directly via email.